5 Produk Jepang Paling Populer Di Dunia

5 Produk Jepang Paling Populer Di Dunia – begitu banyak produk asal Jepang yang mendunia yang mungkin kita pakai dalam keseharian kita, namun tidak semua produk yang kita pakai berasal dari Jepang. Namun kali ini saya akan membagi informasi tentang Produk Jepang yang Mendunia. Apakah produk tersebut.

Berikut adalah 5 Produk Jepang Paling Populer Di Dunia :

  1. Anime Dan Manga

Hampir semua anak kecil suka dengan kartun anime dari Jepang maupun komik asal jepang yaitu manga. Contohnya seri Crayon Shinchan, Ninja Hattori, Astroboy, Dragon Ball Z, dan lain sebagainya. Semuanya terkenal di mata anak-anak dan bahkan orang dewasa.

  1. Teknologi

Coba lihat peralatan elektronik di rumah. Sebagian besar pasti produksi dari negara Jepang. Misalnya Sony, Toshiba, Hitachi, dan yang lainnya. Mulai dari mobil, televisi, hingga mesin cuci, Jepang memang berkontribusi besar di dunia teknologi.

  1. Sushi

Sushi dikenal sebagai makanan sehat asal Jepang yang rendah kalori. Selain sushi, tidak ketinggalan pula wasabi dan sashimi. Ketiganya pun disebut-sebut sebagai makanan menyehatkan yang mampu membantu Anda menurunkan berat badan.

  1. Film JAV

JAV sendiri kepanjangan dari Japan Adult Video atau bisa juga diartikan sebagai film birunya orang Jepang. Bagi anda pecinta film blue pastinya tahu yang namanya Maria Ozawa yang berasal dari Jepang ini. Dia adalah pemain film blue yang sangat terkenal di dunia. Dan banyak pemain bokep lainnya yang berasal dari Jepang yang mendunia.

  1. Sumo

Sumo adalah jenis olahraga saling dorong antara dua orang yang berbadan gemuk. Karena peserta sumo memang rata-rata punya berat di atas 225 kilogram, banyak orang yang penasaran dan akhirnya menonton olahraga ini.

Advertisements

Terilhami Oleh Dragon Ball, Ilmuwan Asal Kediri Ini Menemukan Teknologi 4G LTE

Khoirul Anwar dianggap gila. Ditertawakan. Bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, itu menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna.
Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.
Pemikiran Anwar yang ditertawakan ilmuwan itu tentang masalah power atau catu daya pada Wi-Fi. Dia resah. Saban mengakses internet, catu daya itu kerap tak stabil. Kadang bekerja kuat, sekejap kemudian melemah. Banyak orang mengeluh soal ini. Tak mau terus mengeluh, Anwar memutar otak.
Pria asal Kediri, Jawa Timur, itu ingin memberi solusi. Dia menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan. FFT merupakan algoritma yang kerap digunakan untuk mengolah sinyal digital. Anwar memasangkan FFT dengan FFT asli. Dia menggunakan hipotesis, cara tersebut akan menguatkan catu daya sehingga bisa stabil. Ide itulah yang diolok-olok ilmuwan pada tahun 2005.
Banyak ilmuwan beranggapan, jika FFT dipasangkan, keduanya akan saling menghilangkan. Tapi Anwar tetap yakin, hipotesa ini menjadi solusi keluhan banyak orang itu. Ilmuwan Jepang dan Australia boleh mengangapnya sebagai dagelan. Tapi dia tak berhenti.
Anwar kemudian terbang ke Amerika Serikat. Memaparkan ide yang sama ke para ilmuwan Paman Sam. Tanggapan mereka berbeda. Di Amerika, Anwar mendapat sambutan luar biasa. Ide yang dianggap sampah itu bahkan mendapat paten. Diberi nama Transmitter and Receiver. Dunia menyebutnya 4G LTE. Fourth Generation Long Term Evolution.
Yang lebih mencengangkan lagi, pada 2008 ide yang dianggap gila ini dijadikan sebagai standar telekomunikasi oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi internasional yang berbasis di Genewa, Swiss. Standar itu mengacu prinsip kerja Anwar. Dua tahun kemudian, temuan itu diterapkan pada satelit. Kini dinikmati umat manusia di muka Bumi. Dengan alat ini, komunikasi menjadi lebih stabil.
Karya besar ini ternyata diilhami masa kecil Anwar. Dulu, dia suka menonton serial kartun Dragon Ball. Dalam film itu, dia terkesan dengan sang lakon, Son Goku, yang mengeluarkan jurus andalan berupa bola energi, Genkidama. Untuk membuat bola tersebut, Goku tidak menggunakan energi dalam dirinya yang sangat terbatas. Goku meminta seluruh alam agar menyumbangkan energi. Setelah terkumpul banyak dan berbentuk bola, Goku menggunakannya untuk mengalahkan musuh yang juga saudara satu sukunya, Bezita.
Prinsip jurus tersebut menjadi inspirasi bagi Anwar. Dia menerapkannya pada teknologi 4G itu. Jadi, untuk dapat bekerja maksimal, teknologi 4G menggunakan tenaga yang didapat dari luar sumber aslinya.
Ya, karya besar ini lahir dari orang desa. Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 22 Agustus 1978. Dia bukan dari kalangan ningrat. Atau pula juragan kaya. Melainkan dari kalangan jelata. Sang ayah, Sudjiarto, hanya buruh tani. Begitu pula sang bunda, Siti Patmi. Keluarga ini menyambung hidup dengan menggarap sawah tetangga mereka di Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang.
Saat masih kecil, Anwar terbiasa ngarit. Mencari rumput untuk pakan ternak. Pekerjaan ini dia jalani untuk membantu kedua orangtuanya. Dia ngarit saban hari. Setiap sepulang sekolah.
Meski hidup di sawah, bukan berarti Anwar tak kenal ilmu. Sejak kecil dia bahkan mengenal betul sosok Albert Einstein dan Michael Faraday. Ilmuwan dunia itu. Anwar suka membaca buku-buku mengenai dua ilmuwan tersebut, padahal tergolong berat. Hobi ini belum tentu dimiliki anak-anak lain. Dan dari dua tokoh inilah, Anwar menyematkan cita-cita menjadi ‘The Next Einstein’ atau ‘The Next Faraday’.
Cita-cita tersebut hampir saja musnah. Saat sang ayah meninggal pada tahun 1990. Sang tulang punggung tiada. Siapa yang akan menopang keluarga? Perekonomian sudah tentu tersendat. Padahal kala itu Anwar baru saja menapak sekolah dasar. Anwar tentu khawatir, sang ibu tak mampu membiayai sekolah. Apalagi hingga perguruan tinggi. Tapi Anwar memberanikan diri, mengungkapkan keinginan bersekolah setinggi mungkin kepada sang ibu. Kepada emak.
Anwar menyiapkan diri. Sudah siap apabila sang emak menyatakan tidak sanggup. Tapi jawaban yang dia dengar di luar dugaan. Bu Patmi malah mendorongnya untuk bersekolah setinggi mungkin. “Nak, kamu tidak usah ke sawah lagi. Kamu saya sekolahkan setinggi-tingginya sampai tidak ada lagi sekolah yang tinggi di dunia ini,” ucap Anwar terbata, karena tak kuasa menahan haru saat mengingat perkataan emaknya itu. Perkataan itu menjadi bekal Anwar untuk melanjutkan langkah meraih mimpi.
Lulus SD, dia diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kunjang. Kemudian dia meneruskan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kediri. Salah satu sekolah favorit di Kota Tahu itu. Saat SMA itulah dia memilih meninggalkan rumah. Dia tinggal di rumah kost, tidak jauh dari sekolah. Jarak rumah dengan sekolah memang lumayan jauh. Dia sadar pilihan ini akan menjadi beban sang ibu. Masalah itu membuat Anwar harus memutar otak.
Dia lalu memutuskan untuk tidak sarapan demi menghemat pengeluaran. Tetapi, itu bukan pilihan tepat. Prestasi Anwar turun lantaran jarang sarapan. “Karena tidak sarapan, setiap jam sembilan pagi kepala saya pusing,” kata dia. Kondisi Anwar sempat terdengar oleh ibu salah satu temannya. Merasa prihatin dengan kondisi Anwar, ibu temannya itu menawari dia tinggal menumpang secara gratis. Anwar tidak perlu lagi merasakan pusing saat sekolah. Sarapan sudah terjamin dan prestasi Anwar kembali meninggi.
Lulus dari SMA 2 Kediri, Anwar lalu melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia diterima sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan ditetapkan sebagai lulusan terbaik pada 2000. Dia kemudian mengincar beasiswa dari Panasonic dan ingin melanjutkan ke jenjang magister di sebuah universitas di Tokyo. Sayangnya, Anwar tidak lolos seleksi universitas tersebut. Dia merasa malu dan tidak ingin dipulangkan. Alhasil, dia memutuskan beralih ke Nara Institute of Science and Technology NAIST dan diterima.
Di universitas tersebut, Anwar mengembangkan tesis mengenai teknologi transmitter dan menggarap disertasi bertema sama dalam program doktoral di universitas yang sama pula. Dan Anwar, kini telah menelurkan karya besar. Temuan yang ditertawakan itu dinikmati banyak orang. Termasuk para ilmuwan yang mengolok-olok dulu.

Sumber : Pintarin.com
http://artikelupdateterkini.blogspot.co.id/2016/03/terilhami-oleh-dragon-ball-ilmuwan-asal.html

Pelantikan Jokowi, Begini Rangkaian Jadwalnya

TEMPO.CO , Jakarta – Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi akan dilantik pada hari ini, Senin, 20 Oktober 2014. Berbagai kegiatan bakal menyemarakkan acara pelantikan Jokowi, yang berlangsung dari Gedung Parlemen Senayan hingga kawasan Monas, Jakarta Pusat. (Baca: Ketua MPR: Persiapan Pelantikan Presiden 99 Persen).

Rangkaian acara pelantikan Jokowi dan pesta rakyat ini diberi nama Syukuran Rakyat #Salam3Jari. Acara yang bakal menyedot kunjungan ratusan ribu orang ini merupakan inisiatif para relawan Jokowi. (Baca: Agenda Jokowi pada Hari Pelantikan Presiden).

Menurut salah satu panitia, Zuhairi Misrawi, acara ini dimulai dengan doa bersama Jokowi, dan diakhiri dengan pentas seni. Berikut ini jadwal acara Syukuran Rakyat #Salam3Jari pada 20 Oktober 2014. (Baca: Konser Rakyat Beri Kesempatan Siapa Pun Bisa Tampil).

  1. Pukul 10.00 WIB, Jokowi dan Jusuf Kalla dilantik di gedung DPR-MPR Senayan. Panitia Syukuran Rakyat #Salam3Jari menggelar acara nonton bareng siaran pelantikan menggunakan layar lebar di Monas, berbarengan dengan konser.
  2. Pukul 12.45 WIB, Jokowi selesai menghadiri upacara pelantikan. Jokowi tiba di Bundaran Hotel Indonesia, dan diarak menuju Monas dengan menggunakan andong.
  3. Pukul 14.00 WIB, Jokowi tiba di Istana Merdeka untuk menghadiri acara pisah-sambut dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seusai acara, Jokowi berjanji mengadakan acara open house di Istana untuk 700 warga.
  4. Pukul 16.00 WIB, Jokowi dijadwalkan menghadiri konser rakyat di Monas. Jokowi akan bernyanyi bersama Slank dan musisi lainnya sampai menjelang Maghrib. Di Monas, Jokowi akan memotong nasi tumpeng dan menyampaikan pidato kerakyatan.
  5. Pukul 19.00 WIB, Jokowi kembali ke Monas untuk menghadiri doa bersama lintas agama dan acara pelepasan 300 lampion hingga sekitar pukul 22.00.